Analisa Partner

  • Berikut Beberapa Pengertian indikator yang berada dalam software MT4 Klik Disini
  • Berita forex,index,gold silahkan Klik Disini
  • Untuk melihat berita di forexfactory pastikan anda setting jam sesuai komputer anda,untuk melihat berita silahkan  Klik Disini
  • Untuk melihat berita di dalam kalender instaforex  silahkan Klik Disini
  • Berita lain yang juga tidak ketinggalan dari fxstreet silahkan Klik Disini
  • Berita lain untuk melihat adanya news dailyfx silahkan Klik Disini

Dalam artikel ini diharapkan Anda dapat mengenal kategori berita-berita apa saja yang mempengaruhi nilai mata uang suatu Negara. Negara mana saja, tentunya negara-negara yang mata uang kita tradingkan dalam Forex trading. Misal USD untuk negara Amerika. AUD untuk negara Australia, EUR untuk negara Uni Eropa, GBP untuk negara Inggris, CAD untuk negara Kanada, JPY untuk negara Jepang, CHF untuk negara Swiss dan NZD untuk negara Selandia Baru. Selain itu, Anda juga harus mengetahui kapan berita itu muncul. Dapat disimpulkan Anda harus mengetahui :

1. Pasangan mata uang apa yang Anda tradingkan.Misal bertrading dengan GBP/USD maka Anda harus mengetahui berita penting apa saja untuk GBP(Inggris) dan USD(Amerika). Misal pada pukul 16.30 WIB muncul berita CPI(Consumer Price Index) bulanan atau CPI m/m lalu pada jam 19.30 WIB muncul Trade Balance Amerika. Nah, kita memaksimalkan trading kita dengan masuk pada pukul 16.30 WIB untuk CPI m/m Inggris dan pada pukul 19.30 WIB malamnya untuk bertrading berdasar News Trade Balance Amerika.
2. Jam Berita tersebut. Pada contoh diatas kita harus mengetahui jam berita tersebut muncul. Misal jam 16.30 untuk untuk CPI m/m dan jam 19.30 WIB.
3. Sumber berita tersebut. Sumbernya harus benar dan valid seperti dari Fxstreet.com atau Forexfactory.com.
4. Forecasting dan Ramalan. Setelah mengetahui ada berita CPI m/m itu kita dapat membuat ramalan apakah CPI tersebut bisa membuat GBP melemah atau menguat.Dalam bertrading Forex kita kenal ada sejumlah pair mata uang seperti GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dll. Pasangan(pair) mata uang tersebut mewakili dua mata uang dua buah negara seperti misalnya AUD/USD maka yang kita perdagangkan adalah mata uang Ausi(AUD) dan Ameriika(USD). Dalam bertrading AUD/USD kita juga harus mempertimbangkan dan melihat berita-berita apa saja yang mempengaruhi negara Ausi dan Amerika sehingga membuat harga AUD/USD menjadi naik atau turun.
Intinya kita harus mempelajari berita Fundamental apa saja yang mempengaruhi Ausi dan Amerika. Berita-berita tersebut dapat berupa berita ekonomi, politik, keamanan dikedua negara itu yang dapat membuat mata uangnya mengalami pergerakan. Kali ini kita membahas tentang pengaruh berita pada perkembangan harga pair mata uang. Kita akan membahas sejumlah berita fundamental yang sifatnya sangat kuat pengaruhnya terhadap mata uang didunia.
Data Pertumbuhan Ekonomi
Dalam data ini termasuk didalamnya adalah GDP dan GDP Deflator.
GDP(Gross Domestic Product) adalah sebuah indikator yang mengukur nilai kesluruhan barang jasa yang dihasilkan suatu Negara. GDP terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor.
Sedangkan GDP Deflator adalah sebuah indikator ekonomi yang menghitung nilai inflasi dari semua aktifitas ekonomi dalam satu tahun. Di Amerika, nilai GDP Deflator sering dianggap lebih penting mencerminkan nilai GDP yang sesungguhnya. Sifat berita ini juga berbanding lurus dengan mata uang negara bersangkutan. Misal jika GDP Deflator Amerika naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.Jadi dengan penjelasan diatas dapat diketahui faktor-faktor yang kuat mempengaruhi GDP :
1. Tingkat Konsumsi. Indikator yang terkait : Consumer Spending.
2. Jumlah Investasi di negara tersebut.
3. Pengeluaran Pemerintah berupa pembelian barang dan jasa yang dibutuhkan.
4. Selisih nilai Ekspor dengan impor. Indikator terkait adalah Trade Balance.
Neraca perdagangan atau disebut juga Trade Balance juga sering menjadi fokus investor untuk mengetahui Pertumbuhan Ekonomi disuatu negara. Cara meramalkan berita ini juga sama seperti memrediksikan hasil GDP.
Yang juga mempengaruhi GDP :
1. Data tenaga kerja : Non Farm Payroll, Unemployment Rate, Claims,Claimant Count Change yang mempengaruhi Tingkat Konsumsi. Jika gaji atau upah yang diterima tinggi maka konsumsi juga tinggi karena dipastikan sebagian upah juga dihabiskan untuk konsumsi. Selain itu konsumsi juga terkait dengan sektor ritel (Retail Sales), konsumsi pembelian rumah yaitu Housing Start, Mortgage Approval, lalu juga sektor manufaktur seperti Manufacturing Production & Industrial Production.
2. Data Modal Asing : TIC Net Long-Term Transactions yang mempengaruhi investasi disuatu negara.
3. Pengeluaran pemerintah juga terkait dengan kenaikan harga barang dan jasa yaitu inflasi yang lebih dikenal dengan CPI & PPI.
Data Suvey
Seringkali survey terhadap sejumlah kalangan dapat mempengaruhi sentimen pasar terhadap mata uang yang bersangkutan. Termasuk didalamnya adalah Consumer Confidence, Consumer Sentiment, Consumer Confidence Index, PMI, Ivey, Manufacturing & Service PMI, Chicago PMI, IFO Survey, German ZEW Economic Sentiment, dll. Intinya saat sentimen terhadap bisnis, perekonomian, manufaktur menurun, market biasanya akan bereaksi negatif terhadap mata uang negara itu. Misal jika Consumenr Confidence Swiss turun maka nilai mata uang CHF seketika itu juga akan terkoreksi turun nilainya. Tentu saja dengan asumsi bahwa pasar menganggap suatu berita data survey dianggap penting.
Data Inflasi
Yang terkait dengan berita ini adalah CPI dan PPI.
Consumer Price Index (CPI) adalah indikator yang mengukur tingkat kenaikan barang dan jasa yang dikenakan kepada konsumen. Kenaikan harga barang dan jasa pada akhirnya akan meningkatkan inflasi yang pada akhirnya biasanya harus diimbangi dengan menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga dapat memperkuat mata uang negara yang bersangkutan.
PPI(Product Price Index) adalah suatu indikator ekonomi yang menghitung tingkat inflasi dari barang-barang yang dibeli oleh produsen atau perusahaan manufaktur(pengolah barang). Jika tingkat inflasi barang dan jasa yang dibeli oleh produsen naik, maka nantinya produsen juga akan menaikan harga barang dan jasa untuk menutup kenaikan harga bahan baku yang telah dibeli. Jika harga barang dan jasa naik maka itulah sebagai awal mula pemicu inflasi dan pemerintah bersama bank sentral akan mencoba menaikan tingkat suku bunga.
Biasanya trader dan investor juga memperhatikan nilai inti dari CPI & PPI yaitu Core CPI & Core PPI. Core CPI didapat dari nilai CPI dikurangi dengan komponen makanan segar. Nilai makanan segar dinilai membuat trend inflasi CPI menjadi sering berubah-ubah nilainya. Core PPI adalah sebuah indikator yang menghitung dari nilai PPI yang stabil nilainya. Nilainya didapat dari nilai PPI dikurangi dengan komponen makanan dan energi. Perilaku harga terhadap data inflasi atau dikenal dengan CPI dan PPI adalah sama seperti GDP yaitu jika inflasi(CPI & PPI) naik maka nilai mata uang negara yang bersangkutan akan mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan karena pasar bereaksi dengan alasan bank sentral negara yang bersangkutan akan menaikan tingkat suku bunga. Kita akan membahas tingkat suku bunga dan pengaruhnya sebentar lagi.
Suku Bunga
Setiap pengumuman tingkat suku bunga market akan selalu menunggu berita tersebut. Jika suku bunga disuatu negara naik maka asumsi yang ada adalah banyak orang yang mengganti cadangan mata uangnya dengan mata uang negara yang menaikan tingkat suku bunga. Oleh sebab itu maka nilai mata uang negara tersebut akan mengalami kenaikan.
Data Tenaga Kerja
Tenaga kerja dapat menyebabkan nilai mata uang suatu negara mengalami kenaikan atau penurunan. Termasuk dalam kategori ini adalah perubahan jumlah tenaga kerja, data pengangguran, data pembayaran upah bulanan. Nama yang lebih dikenal adalah Employment Change, Nonfarm Employment Change(Non Farm Payroll), Nonfarm Productivity, Unit Labor Costs,Labor Cost Index, dan nama lain yang akan muncul nanti.
Yang paling kuat dan pergerakaan harga yang cepat adalah Non Farm Payroll. Non Farm Payroll adalah jumlah tenaga kerja baru dari sektor non pertanian yang bekerja baik full-time maupun part-time yang mendapat upah/gaji resmi dari lebih dari 500 perusahaan swasta maupun publik. Jika sektor tenaga kerja naik maka pasar memprediksikan nilai pertumbuhan ekonomi negara itu akan mengalami pertumbuhan.
Selain itu data pengangguran juga dapat mempengaruhi harga yaitu Unemployment Rate, Unemployment Change, dan Unemployment Claims. Anda dapat melihat pejelasan dari berita Fundamental pada web Belajarforex pada Analisa Fundamental. Inti dari data pengangguran ini adalah selalu negatif bagi mata uang jika nilainya naik bila dibandingkan dari waktu ke waktu. Contoh jika nilai Unemployment Rate Ausi naik maka nilai mata uang AUD cenderung melemah.
Jika munculnya bersamaan misalnya jika Non Farm Payroll & Unemployment Rate Amerika muncul bersamaan maka Anda dapat memilih berita yang pengaruhnya lebih kuat yaitu Non Farm Payroll. Memang terkadang membingungkan menghadapi dua berita Fundamental sekaligus. Anda harus membuat sebuah skala prioritas mana berita yang pengaruhnya lebih kuat dari pada berita yang lain. Misal : Non Farm Payroll lebih penting daripada Unemployment Rate, Service PMI lebih berpengaruh daripada Manufacturing PMI. Penentuan ini berdasar pengalaman. Jika Anda tidak merasa yakin atau ragu maka sebaiknya jangan bertrading di mata uang yang mempunyai dua buah berita Fundamental sekaligus pada jam yang sama, apalagi jika keduanya bertolak belakang yaitu yang satu mengatakan mata uang akan turun dan yang satu mengatakan akan segera naik.
Data perumahan
Berita ini muncul dan dianggap penting sejak krisis kredit perumahan muncul pertama kali di Amerika. Berita yang termasuk didalamnya adalah Housing Start, Building Permits, Buliding Approval, House Price Index, Mortgage Approvals,National Home Price Index, New Home Sales. Jika ada berita lain yang namanya baru dan berhubungan dengan sektor perumahan maka Anda dapat menambahkan daftar ini kembali. Pengaruhnya terhadap mata uang adalah berbanding lurus dimana jika sektor perumahan meningkat maka nilai mata uang negara yang bersangkutan akan naik.
Sumber
Dalam bertrading sehari-hari, Anda harus menemukan website aktif dan update untuk mendapatkan informasi berita-berita Fundamental negara yang mata uangnya ditradijngkan di pasar Forex. Kami rekomendasikan agar Anda membuka web Fxstreet.com lalu memilih bagian tengah Web yang terdapat potongan berita Fundamental hari ini. Anda dapat klik View Economic Calendar. Atau Anda dapat klik link sbb :
http://www.fxstreet.com/fundamental/economic-calendar/
http://www.forexpeacearmy.com/forex_news_calendar/
http://www.fxstreet.web.id/news/forex-news/
http://www.forexfactory.com
Tampilannya adalah sbb :
fx-street.jpg

Untuk informasi mengenai tanda seru 1 hingga 3. warna dan symbol lainnya adalah sbb :

fxstreet2.jpg
Keterangan lainnya adalah :
Date : Tanggal waktu server Web
(GMT) : Waktu berdasar jam GMT. Agar sama dengan jam WIB, kita perlu tambahkan 7 jam.
Country : Nama Negara yang mengeluarkan berita tersebut.
Events : Nama berita yang dikeluarkan.
Actual : Nilai actual atau yang dirilis pada waktu berita tersebut yang dikeluarkan.
Cons : Consensus atau Forecast : Prediksi pasar atau ahli ekonomi terhadap nilai actual yang akan dikeluarkan.
Previous : Nilai pada periode sebelumnya misal m/m berarti berita tersebut dirilis bulanan. Jika dikelurkan awal Agustus maka data yang akan dikeluarkan terkait dengan data bulan Juli dan nilai Previous adalah data bulan Juni.
y/y : year/year : data diperbandingkan secara tahunan.
q/q :quarter/quarter : data diperbandingkan per tiga bulan.Perhatian kita sehari-hari dalam bertrading adalah pada berita dengan tanda seru 2 (rata-rata : dapat menghasilkan 20 – 40 poin pergerakan harga) dan berita dengan tanda seru 3 (high impact : pengaruh kuat dan dapat menghasilkan 30 – 70 poin pergerakan harga). Berita dengan satu tanda seru tidak perlu dijadikan acuan pembukaan harga.
Untuk jam yang ada di web adalah jam berdasar standar GMT dimana agar sama dengan WIB, Anda dapat menambahkan 7 jam. Misal pidato Bapak Trichet pada tanggal 7 Agustus mempunyai tiga buah tanda seru, waktu yang ditunjukan adalah pada jam 12.30 WIB. Maka waktu yang ditunjukan pada WIB adalah jam 19.30 WIB (12.30 + 7 jam).
Penerapan
Misal kita menghadapi sebuah berita Fundamental untuk mata uang
Euro. Misal kita bertrading berdasarkan News pada yanggal 8 Agustus 2008 untuk mata uang dollar Kanada (CAD). Pair mata uang terkait adalah USD/CAD. Memang ada pair mata uang lain selain USD/CAD misal GBP/CAD atau yang lainnya, tetapi saya cenderung menggunakan USD/CAD yang telah dikenal dengan baik pergerakannya dan cukup sensitive terhadap berita Fundamental. Di web tertulis jam 11.00 maka pada jam kita adalah jam 18.00 WIB. Ada dua buah berita untuk CAD pada jam 18.00 WIB. Saya cenderung lebih memperhatikan berita Net Change in Employment (Jul) dari pada Unemployment Rate (Jul) karena data yang pertama sifatnya lebih kuat dari data kedua berdasar pengalaman.
Diasumsikan kita hanya membahas Net Change in Employment (Jul) atau nama lainnya adalah Employment Change. Pertama-tama kita harus mengetahui apakah definisi dari Employment Change itu. Employment Change adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah lapangan kerja yang tercipta disuatu negara pada bulan lalu. Nah, pengaruh berita ini juga berbanding lurus terhadap mata uang. Jika Employment Change disuatu Negara naik maka nilai mata uang Negara tersebut akan mengalami kenaikan. Maka jika Employment Change Kanada naik maka nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.
Maka jika CAD naik maka nilai pair USD/CAD akan turun demikian sebaliknya. Sekarang bagaimana jika nilai CAD yang melemah ? Maka dapat dipastikan nilai USD/CAD akan naik.
Pada bulan Juni 2008 lalu nilai Employment Change Kanada adalah -5K(kilo). 1 kilo setara dengan 1000 satuan. Maka pada bulan Juni lalu ada 5000 lapangan kerja yang tutup. Diprediksikan nilai pada bulan Juli 2008 data lapangan kerja yang tercipta mencapai 5K(5000). Maka diprediksikan nilai mata uang CAD akan menguat. Ada beberapa cara untuk mendapatkan keuntungan dalam bertrading berita Fundamental :

1. Pasang Order, 2 – 5 menit sebelum berita dikeluarkan. Jadi Anda dapat order harga pada pukul 17.55 atau pada 17.58 WIB. Misal USD/CAD saat ini berada pada harga 1.0630. Maka Anda dapat memasang pending order One Cancel Order dengan maksud memasang order Buy atau Sell sekaligus. Jika salah satu tersentuh maka yang satu akan dibatalkan oleh system. Ok, kita buat scenario perangkap sbb :

Jika nilai actual diatas prediksi pasar maka harga USD/CAD akan turun dan jika nilai actual dibawah prediksi pasar maka harga USD/CAD akan naik
Kita buat basis Buy diatas (Buy Stop) dan Sell dibawah harga running(Sell Stop) sebesar 20 poin.
Maka pada One Cancel Orders kita pilih Product USD/CAD, pilih Expiry : End of Days (kita mau order ini hanya berlaku untuk satu momen berita ini saja).

Kolom pertama : Buy basis Stop, Rate di 1.0650.
Kolom pertama : Sell basis Stop, Rate di 1.0610.
Dengan bentuk seperti ini kita dapat mendapatkan keuntungan apapun berita yang terjadi dan nilai actual dari berita tersebut.

2. Pending Order dengan Trailing Stop. Ini cara aman untuk membuat order diatas (untuk Buy) dan dibawah (untuk Sell) harga running saat ini. Andai betul nilai actual akan positif yaitu diatas nilai 5K maka Anda dapat membuka order New pada Trailing Stop Sell USD/CAD di 1.0610 dengan Trailing Stop di 20 poin. Trailing ini dapat membatasi kerugian Anda. Jika betul order Sell di 1.06100 terbuka maka Stop Loss akan terpasang di 1.0630. Anda harga berbalik harga naik ke 1.0630 maka posisi kita tereksekusi dan loss sebesar 20 poin. Tetapi jika harga turun ke 1.0550 maka Stop Loss akan terpasang di 1.0570. Dan jika harga kembali naik ke 1.0570 maka posisi Anda akan tertutup dan untung sebesar 40 poin (1.6010 – 1.0570).

3. Pending Order dengan memasang Stop Loss dan Limit. Maka order yang buat adalah If Then Oco. Kita masukan Sell Stop di 1.0610. Kolom pertama untuk Limit kita masukan di Buy Limit di 1.0550 (target untung 60 poin) dan kolom kedua kita masukan di Buy Stop di 1.0630 (target rugi 20 poin).

Saya rasa itu adalah pilihan terbaik dalam menghadapi berita Fundamental sehari-hari. Saat artikel ini dikeluarkan nilai aktual mencapai Employment Kanada mencapai-55.2K atau sangat jauh dari prediksi pasar yang sebesar 5.0K. Nilai USD/CAD melonjak ke 1.0675 lalu koreksi turun secara pelan ke 1.0650 menuju ke bawah karena data pengangguran (Unemployment Rate) Kanada yang sebesar 6.1% atau lebih rendah dari prediksi banyak kalangan yang sebesar 6.1%. Jadi memang opsi 2 atau 3 dapat Anda pilih untuk antisipasi kerugian yang besar akibat berita Fundamental.

chart-trade-at-news.jpg

Belajarforex Says :
Ya, ada kejutan besar yang ditimbulkan ketika kita bertrading berdasar News Fundamental. Masih ada sejumlah berita Fundamental lain yang prilakunya sama dan lebih dahsyat dari Emloyment Change Kanada kali ini. Kita bisa dikejutkan oleh kerugian atau keuntungan yang besar secara tiba-tiba. Gunakan Stop Loss atau Trailing Stop dalam trading Forex Anda sehari-hari.

Cara Membaca News di Forex Factory

Economic calendar

  • Date/ Tanggal: Untuk menunjukan tanggal kapan berita di siarkan.
  • Time/ Waktu : Menunjukkan jam dimana data tersebut di buat dan akan di umumkan. karena ini di buat di Indonesia bagian barat maka waktu manggunakan format WIB. Tinggal ngurangi 1 Jam dari jam Forex Factory.
  • Currency: Menunjukan Negara yang akan mengeluarkan berita, jangan lupa untuk mencocokan dengan mata uang di mana berita bersumber.
  • Impact/Effect : Di sini memuat akibat yang di akibatkan munculnya berita itu membuat pergerakan mata uang tersebut cepat, sedang atau lambat.
  • Indikator : Menunjukkan berita yang di umumkan.
  • Actual : Kolom ini berfungsi memuat berita yang telah di umumkan sebelum artikel di buat.\
  • Forecast : Menunjukkan prediksi yang kemungkinan akan keluar pada berita, di gunakan untuk menjadi patokan berita yang akan muncul. Lebih kecil atau lebih besarnya dari Actual cukup berpengaruh pada pergerakan harga.
  • Previous : Kolom ini berisi data periode sebelumnya, karena data di bawah merupakan data minggu ini maka yang terdapat pada kolom ini adalah data minggu lalu.
  • Unit disini menunjukan bahwa Actual, Previous dan Forecast dalam satuan persen (%)

 

Cara membaca kalender forex factory Detail?

Sebagian besar trader forex pasti tahu tentang forex factory , yaitu sebuah situs yang menyediakan kalender forex atau kalender berita fundamental . Namun masalahnya adalah bagaimana cara membaca forex factory atau lebih tepatnya cara membaca data yang disajikan pada kalender forex factory sehingga kita bisa memprediksi arah market.

Sebenarnya menganalisa arah market menggunakan berita fundamental untuk hari ini itu lebih sulit dibandingkan dengan membaca arah market secara teknikal . Alasannya adalah yang pertama , sebelum berita resmi dirilis market sudah bergerak mengikuti isu . Yang kedua , ketika berita dirilis kita perlu menafsirkannya dengan cepat karena market sudah dalam kondisi volatile yang siap bergerak kesana kemari. Ketiga, karena berita fundamental ini hanya pemicu arah market saja , maka sulit menentukan batas batasan harga untuk menentukan target profit dan stoploss .Oleh karena itu trading secar a fundamental lebih banyak dilakukan oleh long term trader atau trader jangka panjang dengan modal yang lebih besar untuk bisa meredam liuk-liuk pasar.

Namun walaupun begitu kita perlu juga tahu cara baca forex factory untuk sekedar tambahan ilmu saja barangkali suatu saat diperlukan dalam trading atau sebagai pelengkap strategi trading. Karena bagaimanapun fungsi minimal dari sebuah kalender forex adalah sebagai rambu rambu untuk menentukan kapan masuk market atau kapan saatnya untuk diam dan menungguu.

Dibawah ini adalah contoh cara membaca kalender forex factory atau lebih sering diaktakan cara membaca forex factory :

Langkah paling simple untuk membaca kalender forex factory adalah dengan menjawab pertanyaan berikut

1. Mata uang apa yang beritanya akan rilis hari ini ?

Pada kalender forex factory anda bisa melihat currency pair yang beritanya akan rilis pada hari ini. Tidak semua pair memiliki berita yang akan dirilis. So , perhatikan pada kolom currency mata uang apa yang akan terbit beritanya. Dengan begitu anda bisa memutuskan apakah hari ini akan mentradingkan pair yang mengandung curency tersebut untuk memanfaatan volatilenya atau memilih untuk menghindari trading pada pair yang yang mengandung currency dan memilih pair lain agar analisa teknikal anda bisa berjalan normal.

2. Bagaimana impactnya ?

Pada kolom selanjutnya ada tulisan impact. Kata impact dalam bahasa indonesia artinya adalah Dampak. Pada kalender forex factory digambarkan dengan sebuah lambang yang berwarna.

Ada empat warna yang digunakan :

A. Putih , menunjukan bahwa tidak ada impact yang ditimbulkan. Biasanya kalender saat bank libur .

B. Kuning , menunjukan bahwa dampaknya rendah atu bisa dibilang tidak terlalu berpengaruh.

C. Jingga , menunjukan bahwa dampaknya tergolong medium. Biasanya bisa menggerakan market kisaran 25 – 60 pips.

D. Merah , ini menunjukan bahwa dampaknya sangat besar sehingga bisa mengerkan market lebih dari 60 pips bahkan bisa mencapai 160 pips lebih.

Dari keempat jenis impact tersebut yang paling sering diwaspadai dan dimanfaatkan adalah yang impactnya berwarna merah .Karena biasanya yang merah inilah yang bisa menembus batas batas nilai market secara teknikal.

3. Jam berapa berita tersebut di rilis ?

Pada sebelah kanan kolom tanggal ada kolom jam saat berita fundamental dirilis. Jam tersebut secara default adalah waktu amerika .Oleh karena itu anda bisa merubahnya dengan mengklik tulisan jam sekarang lalu atur time zone nya menjadi waktu jakarta atau menjadi waktu sesuai market watch pada metatrader anda.

Setelah jam pada forex factory sama dengan jam pada market watch metatrader anda atau sama dengan jam di rumah anda. Anda bisa melihat kalender jam berapa berita dirilis dan menandainya untuk dijadikan rambu-rambu.

4. Berapa nilai rilis sebelumnya ?

Pada kolom sebelah kanan kalener forex factory anda akan menemukan kolom Previous . Ini adalah nilai terakhir yang dirilis dari sebuah jenis berita , atau dengan kata lain nilai bulan lalu .

Nilai previous ini dijadikan patokan dan tolak ukur atau sebagai pembanding dengan nilai terbaru yang akan diterbitkan secara resmi.

5. Berapa nilai perkiraannya ?

Nilai forecast atau nilai perkiraan adalah data yang didapat dari beberapa sumber terpercaya misalnya pengamat ekonomi atau bank sebelum nilai resminya dirilis.

Nilai forecast juga menggambarkan sebuah harapan , karena dengan melihat nilai forecastnya saja sebagian trader sudah memprediksi arah selanjutnya dan masuk pasar .

6. Berapa angka aktual ?

Angka aktual adalah angka rilis dari instansi resmi .Inilah angka yang ditunggu .Namun hanya kondisi angka yang jauh dari perkiraan yang lebih sering menggerakan pasar.

Lalu bagaimana membaca forex factory tersebut secara utuh ?

Pertama mari kita bedakan jenis beritanya terlebih dulu , ini hanya untuk memudahkan.

Jika nilai data pada beritanya meningkat itu menggembirakan , kita sebut sebagai hal positif , contohnya berita jumlah tenaga kerja. Analoginya adalah siapa yang tidak gembira ketika jumlah tenaga kerja meningkat ?

Sebaliknya jika nilai beritanya meningkat namun membawa kesedihan kita sebut sebagai hal negatif. Contohnya berita jumlah pengangguran. Siapa yang tidak sedih ketika jumlah pengangguran semakin meningkat ?

Oke, dari situ kita puny arumus acuan seperti ini :

Hal positif => Meningkat ==> Kondisi ekonomi membaik ==> Mata uang menguat

Hal positif => Menurun ==> Kondisi ekonomi memburuk ==> Mata uang melemah

Hal negatif => Meningkat ==> Kondisi ekonomi memburuk ==> Mata uang menguat

Hal negatif => Menurun ==> Kondisi ekonomi membaik ==> Mata uang melemah

Selanjutnya bandingkan antara nilai Actual , Forecast dan Previous dengan rumusan:

Jika forecast hal positif > previous , dan Actualnya jauh lebih besar => Terus menguat

Jika forecast hal positif < previous , dan Actualnya jauh lebih besar => Menguat mendadak

Jika forecast hal positif > previous , dan Actualnya jauh lebih kecil => Melemah mendadak

Jika forecast hal positif < previous , dan Actualnya jauh lebih kecil => Terus melemah

Jika forecast hal negatif > previous dan Actualnya jauh lebih besar ==>Terus melemah

Jika forecast hal negatif< previous dan Actualnya jauh lebih besar ==>Melemah mendadak

Jika forecast hal negatif > previous dan Actualnya jauh lebih kecil ==> Menguat mendadak

Jika forecast hal negatif < previous dan Actualnya jauh lebih kecil==> Terus menguat

Jika antara forecast , previous dan actual perbedaannya tipis biasanya tidak terlalu berpengaruh pada gerakan market.

Berikut ini 10 ( sepuluh ) Besar Peringkat News yang perlu di perhitungkan :

1. NonFarm_Payroll USA (efek 100 – 200 pips).

2. Trade Balance USA (efek 70 – 120 pips).

3. Interest Rate Statements (efek 100 pips).

4. Durable Good (efek 50 – 100 pips).

5. Producer Price Index (efek 50 – 60 pips)

6. PPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips)

7. Consumer Price Index (efek 50 – 60 pips).

8. CPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips).

9. Trichet, Bernanke, & Fukui Speaks (efek 30 – 100 pips).

10. Unemployment Rate (efek 30 – 50 pips)

Mari kita lihat disitu kira2 news yg nanti akan keluar impactnya bgm terhadap pair yang sedang kita trade, kalau Actual kan masih kosong biasanya yang akan mau terjadi, Forecast perkiraan % impactnya terhadap suatu pair , Previous : % News yang sudah keluar hasilnya …lalu kita analisa aja kira2 yang akan keluar itu newsnya berapa % impactnya….sebenarnya pada saat news itu keluar ada tehniknya utk kita mengambil profi

Seperti ini contoh cara membaca kalender forex factory :

news des 2011 bingung cara membaca kalender forex factory ?

Pada pukul 08:30 diatas dirilis berita Non farm Employment change atau yang dikenal dengan Non Farm Payroll yang berimpact besar pada mata uang USD .

Nonfarm payroll menunjukan total pembayaran seluruh karyawan di luar bidang pertanian , ataupun menunjukan ketersediannya lapangan pekerjaan diluar pertanian dinegara Amerika sana. Semakin besar total pembayaran tersebut menunjukan semakin berkembangnya perusahaan perusahaan serta semakin banyaknya karyawan yang akan membelanjakan uangnya untuk konsumsi ,sehingga akan menghidupkan industri-industri lain yang secara global menunjukan roda ekonomi akan berjalan lancar.

Dari sini kita bisa melihat bahwa berita nonfarm payroll adalah hal positif . Semakin besar nilai nonfarm payrol maka semakin menunjukan penguatan ekonomi Amerika serta penguatan nilai mata uang USD .

Pada kalender forex factory diatas , forecastnya lebih besar dari previous artinya sudah banyak trader yang memprediksikan USD akan menguat . Ketika ternyata nilai actualnya benar lebih besar maka dari nilai previous , USD segera menguat terhadap mata uang lain . Inilah contoh penguatan nilai USD terhadap GBP:

02122011 bingung cara membaca kalender forex factory ?

Nilai USD menguat sehingga nilai GBP/USD turun .

Seperti itulah dasar untuk membaca kalender forex factory .Walaupun terlihat mudah seperti logika matematika biasa namun sekali lagi pada kenyataannya memprediksi arah market menggunakan news itu lebih sulit . Hal ini disebabkan karena emosi atau kepanikan dikalangan trader yang tercipta sebelum dan ketika berita dirilis antara satu masa dengan masa berikutnya itu berbeda. Sehingga walaupun secara logika matematika market seharusnya bergerak naik , bisa jadi market malahan turun atau turun dulu menyentuh stoploss anda baru kemudian naik he..he..

So, Jika anda ingin bisa membaca forex factory dan menghasilkan trading dari cara seperti itu ,silahkan terus pelajari dan temukan ilmunya.. Untuk anda yang ingin tetap menggunakan analisa teknikal dalam menentukan arah market teruskanlah , jadikan cara membaca forex factory ini hanya sebatas tambahan pengetahuan saja.

Kita tidak perlu khawatir tidak bisa membaca kalender forex factory , tugas kita bukan lah untuk bisa membaca forex factory tapi untuk menghasilkan profit . Sukses selalu….

Arti-Arti Berita Ekonomi dalam Forex Trading

Ini ada artikel menarik tentang Arti-Arti Berita Ekonomi dalam Forex Trading.

Berikut Arti dan Cara membaca Berita Forex ;

- Unemployment Change adalah sebuah indikator yang mengukur nilai pengangguran selama bulan lalu.

Jika nilai Unemployment Change Amerika (US) naik maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

- GDP(Gross Domestic Product) adalah sebuah indikator yang mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut.

GDP terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor.
Jika nilai GDP Inggris (UK) turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami penurunan.

- Retail Sales adalah sebuah indikator yang mengukur pertumbuhan penjualan sektor ritel disuatu negara.
Jika nilai Retail Sales Inggris (UK) naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami kenaikan.

- Nonfarm Employment Change (Non-farm Payrolls) adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah tenaga kerja baru dari sektor non pertanian yang bekerja baik full-time maupun part-time yang mendapat upah/gaji resmi dari sekitar 500 perusahaan swasta maupun publik.

Berita ini sering menimbulkan kejutan besar bagi para trader maupun investor di Investasi Forex karena naik turunnya pair mata uang yang terkait dengan USD.
Jika nilai Non-Farm Employment Change Amerika (AS) naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

- Unemployment Rate adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah pengangguran yang aktif mencari pekerjaan disuatu negara.
Jika nilai Unemployment Rate Amerika naik maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

- Pending Home Sales adalah sebuah indikator yang menghitung pertumbuhan pemesanan rumah, kondominium dan mini kondominium disuatu negara.
Jika nilai Pending Home Sales Amerika (AS) turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

- Nonfarm Productivity adalah sebuah indikator yang mengukur produksi nasional dari barang dan jasa diluar sektor pertanian.
Jika nilai Revised Nonfarm Productivity Amerika naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

- Unemployment Claims adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah orang yang gagal mendapatkan asuransi pengangguran untuk pertama kali hingga minggu lalu.

Jika nilai Unemployment Claims Amerika turun maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

- Consumer Price Index (CPI) adalah indikator yang mengukur tingkat kenaikan barang dan jasa yang dikenakan kepada konsumen.

Kenaikan harga barang dan jasa pada akhirnya akan meningkatkan inflasi yang pada akhirnya biasanya harus diimbangi dengan menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga dapat memperkuat mata uang negara yang bersangkutan.

Jika nilai CPI Kanada naik maka nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.

- Employment Change adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah lapangan kerja yang tercipta disuatu negara pada bulan lalu.
Jika nilai Employment Change Swiss naik maka nilai mata uang CHF akan mengalami kenaikan.

- Trade Balance adalah suatu indikator yang menghitung ekspor bersih disuatu negara. Nilai Ekspor bersih didapat dari nilai ekspor dikurangi dengan nilai impor.
Jika nilai Trade Balance Inggris turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami pelemahan.
Jika nilai Trade Balance Inggris naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami kenaikan.

- Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain)
Jika nilai Italy/Germany Industrial Production naik maka nilai mata uang EUR akan mengalami kenaikan.

- Current Account adalah sebuah indikator yang menghitung Ekspor Netto (Ekspor dikurangi Impor) dari barang-barang, jasa-jasa, arus pendapatan, dan transfer antar negara. Current Account merupakan laporan akuntansi negara yang cukup relevan terhadap perekonomian. Didalamnya termasuk laporan Trade Balance, dan para trader hanya berfokus pada nilai arus pendapatan dan transfer unilateral saja.

Jika nilai Current Account UK (Inggris) naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami kenaikan.

-PPI(Producer Price Index) adalah suatu indikator ekonomi yang menghitung tingkat inflasi dari barang-barang yang dibeli oleh produsen atau perusahaan manufaktur(pengolah barang). Jika tingkat inflasi barang dan jasa yang dibeli oleh produsen naik, maka nantinya produsen juga akan menaikan harga barang dan jasa untuk menutup kenaikan harga bahan baku yang telah dibeli. Jika harga barang dan jasa naik maka itulah sebagai awal mula pemicu inflasi dan pemerintah bersama bank sentral akan mencoba menaikan tingkat suku bunga.
Jika nilai PPI Amerika (AS) naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan

Untuk lebih lengkap lagi tentang forexfactory silahkan baca berikut ini:
Sifat berita Fundamental dikelompokan menjadi dua yaitu :
1. Berita Permintaan bersifat Bullish…
Bullish berasal dari kata ‘bull’ (sapi jantan)… sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan turun… namun sebenarnya akan naik (mirip gerakan sapi jantan menanduk musuhnya… yaitu menanduk… lalu dilemparkan keatas)…
Contoh berita bersifat Bullish dari Reuter/media cetak :
- Cuaca buruk/storm/unfavourable…
- 3 – 6 conseccutive (berturut-turut) days up/firmer (menguat)…
- Triggered Buying, Bottomside/bottomout , Buying Power, dll…

2. Berita Penawaran/Supply bersifat BEARISH…
Bearish berasal dari kata ‘bear’ (beruang)… sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan naik… namun sebenarnya harga akan turun (mirip gerakan beruang mencengkeram mangsanya… yaitu mengangkat lalu dibanting)…
Contoh berita bersifat Bearish dari Reuter/media cetak:
- Cuaca baik/favourable, 3-6 consecutive days down/easier (melemah)…
- Lack of Demand (Kekurangan Permintaan)…
- Triggered Selling, Topside capped (Puncak sudah tercapai), Harvesting…
- Selling Power, Ample of stock (Stok melimpah),dll…

Beberapa Faktor Fundamental yang berpengaruh terhadap forex adalah
1. Faktor keuangan.
perubahan kebijaksanaan keuangan sutu negara, nilai ekspor, pendapatan, pengganguran dan lain-lain akan sangat berpengaruh terhadap nilai tukar mata uang negara tersebut.
2. Tingkat Suku Bunga.
Besar kecil tingkat suku bunga berpengaruh terhadap nilai mata uang yang kemudian berpengaruh juga terhadap suku bunga kredit, ketertarikan investor, Dan lain-lain.
3. Faktor Politik dan Sosial.
perubahan politik suatu negara, pergantian pimpinan, kabinet, tingkat keamanan, dan lain-lain. Semakin stabil negara tersebut , akan semakin baik nilai mata uangnya.
4. Kerusuhan/Bencana.
Faktor yang tidak dapat selalu diprediksi dan sangat berpengaruh (secara negatif)

Keuntungan Analisa forex fundamental:
* Mudah…
* Dapat menentukan harga secara global…
* Penentu trend jangka panjang (long term)…
* Pada kasus tertentu efektif untuk short term trading…

Kelemahan Analisa forex fundamental :
* Tidak bisa menentukan secara eksak..
* Memakan banyak waktu…
* Subyektif, terlalu banyak asumsi yang dipakai…

Saran : Perhatikan hanya berita-berita yang sifatnya sangat kuat pengaruhnya terhadap perubahan mata uang…. Ex: Payroll, teroris, perubahan suku bunga…

Data fundamental biasanya diterbitkan setiap bulan, kecuali GDP dan Employment Cost Index yang diterbitkan 4 bulanan. Semua data fundamental diterbitkan berpasangan. Angka pertama menunjukan hasil bulan lalu (Previous), sedangkan angka kedua menunjukan angka perkiraan bulan ini (Forecast).

Sumber Informasi Analisis Fundamental:
1.
www.forexfacory.com
Setiap berita diberi suatu ikon/tanda bagaimana berita tersebut berpengaruh terhadap pasar.
Hal itu sangat membantu, khususnya untuk trader yang menggunakan strategi volatile.

2. www.forexnews.com
Berita disajikan 24 jam nonstop. Website itu akan mempermudah anda untuk melihat gambaran umum mengenai bagaimana berita dan bank pusat mempengaruhi pasar valas.

3. www.fxstreet.com
Situs yang cukup lengkap menampilkan daftar berita beserta analisis strategi.

4. www.currencypro.com
Klik menu “Today’s Market Research” dan anda akan menemukan analisis yang cukup bagus.

5. www.saxobank.com
klik Forex Trading Strategies untuk melihat ulasan mereka akan pergerakan harga hari ini.
Ada juga beberapa links analisis dari beberapa situs lain yang bekerja sama dengan saxobank.

6. www.vibiznews.com
Situs yang lengkap dengan berbahasa Indonesia. Sangat cocok digunakan sebagai panduan anda dalam trading Forex.

7. www.financeroll.com
Situs lengkap dengan memakai bahasa Indonesia. Disarankan sebelum membuka posisi melihat dulu panduan dari para Trader forex senior tersebut.

Definisi Singkat Beberapa Data Fundamental Perekonomian

All Industries Index
Indeks ini menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang telah di-adjust (disesuaikan) terlebih dahulu dari semua indeks perindustrian.

ABC Consumer Confidence
Adalah survey kepercayaan konsumen yang dirilis oleh lembaga riset swasta Redbook Research. Dengan skala rating berkisar mulai dari -100 hingga +100, survey ini memiliki fungsi yang sama dengan survey-survey kepercayaan konsumen lainnya.

ADP Nonfarm Employment Change
adalah sebuah indeks yang menggambarkan jumlah lapangan kerja baru yang tercipta pada bulan yang lalu, tanpa memasukan sektor pertanian didalamnya. ADP, sebagai lembaga swadaya yang memberikan solusi terhadap tenaga kerja di AS, mengumumkan indikator ini dua hari sebelum indikator Nonfarm Employment Change dikeluarkan. ADP mengklaim indikator ini adalah indikator terbaik mengenai tenaga kerja dalam Statistik Pemerintahan, tapi para Trader tidak sepenuhnya percaya akan keakuratan dan korelasi indikator ini terhadap nilai mata uang lokal.
Contoh : Jika nilai ADP Nonfarm Employment Change AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Average Hourly Earnings
Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat pula dijadikan indikator inflasi. Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.

Average Earnings Index (AEI)
adalah sebuah indikator yang mengukur rata-rata upah, termasuk bonus yang dibayarkan kepada pekerja.
Contoh : Jika nilai Average Earnings Index +Bonus Inggris naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami kenaikan

Bank of Canada (BOC) Monetary Policy Report
adalah sebuah laporan terperinci mengenai strategi dan kebijakan ekonomi termasuk didalamnya pembahasan implikasi bisnis dan tingkat inflasi.

BBA Mortgage Approvals
adalah sebuah indikator yang menghitung asset pemerintah yang telah dibeli oleh pihak asing sebagai investasi.
Jika nilai BBA Mortgage Approvals turun maka nilai mata uang akan mengalami penurunan.

Business Inventories
Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual. Merupakan salah satu komponen dalam perhitungan GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.

Business Confidence
Indeks kepercayaan bisnis yang dirilis per bulan ini menunjukkan bagaimana para pengusaha dalam mengevaluasi kondisi ekonomi dan politik saat ini dan bagaimana mereka memperkirakan prospek perekonomian dalam jangka 6 bulan ke depan.

Building Permits
adalah sebuah indikator yang mengukur pertumbuhan sektor konstruksi perumahan. Data ini merupakan indikator penting mengenai industri konstruksi semenjak peraturan perizinan mulai diberlakukan secara ketat sebelum memulai proses konstruksi.
Jika nilai Building Permits Kanada naik maka nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.

Building Approvals
adalah sebuah indikator yang menghitung pertumbuhan jumlah rumah baru di suatu negara.
Contoh : Jika nilai Building Approvals Ausi lebih tinggi dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang AUD akan mengalami kenaikan.

Capacity Utilization Rate
adalah sebuah indikator suber daya alam yang tersedia dari sektor industri, pertambangan dan pertanian.
Jika nilai Capacity Utilization Rate AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

CBI Survey
Organisasi pengusaha terbesar di Inggris, memfokuskan pada menciptakan mempertahankan kondisi ideal bagi kompetisi dan kemakmuran yang optimal bagi semua. CBI menerbitkan survei tiap bulan dan empat bulan sekali terhadap penilaian pada sektor jasa dan manufaktur masa lalu, saat ini, dan yang akan datang. Indeks yang dihasilkan menunjukan pandangan responden untuk berbagai hal seperti output, penjualan, harga, investasi, dan permintaan ekspor/impor.

Challenger Layoffs
Adalah laporan bulanan mengenai jumlah pemotongan kerja yang diumumkan perusahaan-perusahaan. Dengan demikian, semakin kecil angka Challenger Layoffs, berarti semakin banyak penduduk yang bekerja. Pekerjaan berarti penghasilan, dan tingkat penghasilan berhubungan erat dengan tingkat konsumsi yang merupakan pelumas bagi roda perekonomian. Singkatnya, semakin kecil angka Challenger Layoffs, semakin sehat perekonomian.

Chicago PMI (Purchasing Managers´ Index)
Merupakan data PMI dari kawasan Chicago dan sekitarnya. Lingkup survey meliputi baik sektor indusri, maupun sektor non-industri (yang jarang disadari oleh para pelaku pasar). PMI sendiri merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti sektor bisnis mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi.
Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur aktivitas produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.

Claimant Count Change
adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat pengangguran yang ingin mendapatkan tunjangan dari pemerintah pada bulan lalu.
Contoh : Jika nilai Claimant Count Change Inggris naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami penurunan

Coincident Indicator
Adalah salah satu data penting yang menunjukkan kondisi perokonomian terkini, karena berhubungan erat dengan siklus bisnis.

Company Gross Operating Profits
adalah sebuah indikator yang menghitung pertumbuhan dari keuntungan/laba sebelum pajak dari sejumlah unit usaha yang karyawannya mencapai lebih dari 20 orang.
Jika nilai Company Gross Operating Profits Ausi lebih tinggi dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang AUD telah mengalami kenaikan

Confederation of British Industry (CBI) Distributive Trades Realized
adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat pertumbuhan sektor ritel berdasarkan pendapat para CEO perusahaan mengenai kenaikan atau penurunan penjualan sektor ritel perusahaannya pada tahun lalu. Komponen Retail Sales merupakan sebuah komponen terbesar dalam konsumsi nasional.
Contoh : Jika nilai CBI Distributive Trades Realized Inggris naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami kenaikan

Consumer Confidence
Data ini mengukur tingkat optimisme konsumen terhadap performa perekonomian. Pada umumnya, Consumer Confidence akan tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan GDP tinggi. Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.

Construction Spending
Pengeluaran konstruksi mengukur nilai konstruksi selama bulan tertentu.

Consumer Price Index (CPI)
Adalah data yang mengukur rata-rata perubahan harga yang dibayarkan oleh konsumen (dalam rata-rata) untuk sekelompok barang dan jasa tertentu. CPI merupakan indikator inflasi yang paling umum digunakan dan dianggap juga sebagai indikator keefektifan kebijakan pemerintah. Naiknya CPI mengindikasikan naiknya tingkat inflasi yang akan menyebabkan turunnya harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Tidak seperti indikator inflasi lainnya, yang hanya mencakup barang-barang produksi lokal, CPI juga mencakup barang-barang impor. Kelemahannya ada pada kecilnya jumlah sampel yang diambil. Para analis biasanya lebih fokus pada Core (Inti) CPI, varian dari CPI yang tidak mencakup komponen-komponen yang perubahan harganya paling tidak stabil. Core CPI dinilai lebih akurat dalam mengukur tingkat inflasi.
Contoh : Jika nilai CPI Ausi lebih rendah dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang AUD akan mengalami penurunan.

Confederation of British Industry (CBI) Industrial Trends Orders
adalah sebuah indikator yang menghitung pertumbuhan pembelian produk yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur lokal di Inggris.
Contoh : Jika nilai CBI Industrial Trends Orders turun maka nilai GBP akan mengalami penurunan.

Core CPI(Consumer Price Index)
adalah sebuah indikator yang menghitung nilai tetap dari CPI. Nilainya didapat dari total CPI dikurangi dengan komponen makanan segar. Nilai makanan segar dinilai membuat trend inflasi CPI menjadi sering berubah-ubah nilainya.
Contoh : Jika nilai Core CPI Kanada naik maka nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.

Core Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index
adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat inflasi dari sisi konsumen saat membeli barang dan jasa dikurangi dengan sektor makanan dan energi.
Jika nilai Core PCE Price Index AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Core Durable Goods Orders
adalah sebuah indikator yang menghitung nilai tetap dari Core Durable Goods Orders. Nilainya didapat dari total Durable Goods Orders dikurangi dengan komponen bahan baku untuk sektor Transportasi.
Jika nilai Core Durable Goods Orders AS naik maka mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Core Retail Sales
adalah sebuah indikator yang mengukur pertumbuhan Retail Sales yang nilainya tetap. Nilainya didapat dari nilai Retail Sales dikurangi dengan total penjualan mobil di negara tersebut. Sektor penjualan mobil dinilai tidak tetap nilainya.
Contoh : Jika nilai Core Retail Sales Amerika naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

C S P I
Adalah kependekan dari Corporate Services Price Index, merupakan indeks yang mengukur tingkat perubahan harga dari sektor jasa.

Current Account
Adalah selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Merupakan bagian dari neraca perdagangan.
Dalam perhitungannya, Current Account tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indikator tren perdagangan luar negeri.

Crude Oil Inventories
adalah sebuah indikator yang dirilis mingguan yang mengukur kenaikan persediaan minyak mentah untuk dijual yang dimiliki perusahaan terkemuka di AS.
Contoh :Jika nilai Crude Oil Inventories AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Durable Goods Orders
adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah permintaan bahan baku oleh perusahaan manufaktur domestik. Bahan baku yang dipesan adalah bahan baku yang mempunyai umur ekonomis yang lebih dari 3 tahun seperti komponen mobil, komputer, alat-alat berat, dan pesawat terbang.
Jika nilai Durable Goods Orders AS naik maka mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Employment Cost Index (ECI)
adalah sebuah indikator yang menghitung perubahan biaya upah tenaga kerja, termasuk didalamnya adalah : gaji, upah, uang lembur dan bonus.

Existing Home Sales
Adalah sebuah laporan regional mengenai aktivitas penjualan kembali rumah bekas tinggal. Sangat berguna untuk mengetahui kondisi konsumen saat ini karena konsumen tentunya hanya akan membeli rumah jika merasa “aman” dengan kondisi keuangannya dan juga sebagai indikator ekonomi yang menghitung jumlah rumah yang terjual pada bulan lalu.
Contoh : Jika nilai Existing Home Sales AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

Export/ Import Prices
Meski tidak termasuk data penggerak utama market, harga-harga ekspor/impor juga berguna untuk mengindikasi tekanan inflasi dari perubahan kurs mata uang.
Sebagai contoh, saat dollar menguat, harga-harga impor cenderung tertekan turun. Jika sebuah produk Jepang berharga 500 yen dan kurs saat itu satu dollar sama dengan 100 yen, harga produk tersebut dalam dollar sama dengan $5. Jika dollar menguat ke level 120 terhadap yen, maka harga produk tersebut akan turun menjadi $4.17. Meski demikian, saat dollar menguat, daya saing ekspor Amerika juga akan berkurang dan karenanya harga-harga ekpor juga akan tertekan turun karenanya.
Para pakar ekonomi cenderung lebih memperhatikan data harga-harga impor yang tidak menghitung komponen minyak (Import Prices — Excl. Oil) dan harga-harga ekspor yang tidak menghitung sektor pertanian (Export Prices — Excl. Agricultural). Kedua komponen tersebut dinilai terlalu fluktuatif, mudah naik atau turun tanpa ada hubungannya dengan kurs.

Factory Orders
Adalah data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru barang-barang tahan lama (durable) dan tak tahan lama (non-durable). Data ini memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal.
Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar.

Federal Reserve Consumer Advisory Council
Council adalah sebuah pertemuan yang membahas kebijakan hutang Kepemilikan Rumah,perlindungan/asuransi Harta Kekayaan, dan surat pengakuan hutang

Federal Open Market Committee (FOMC)
Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. FOMC merupakan lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam sistem Federal Reserve. Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu atau tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter.

FOMC Minutes
Adalah pengumuman dari Federal Reserve yang menjelaskan tentang pertemuan yang diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini sebelumnya.

Foreign Purchases of US Securities (TICS Data)
Adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.

German Ifo Business Climate Index
adalah indikator ukuran yang menggambarkan keinginan perusahaan industri, konstruksi, borongan dan eceran dalam berinvestasi di Jerman. Komunitas yang terlibat telah mencapai 7000 perusahaan yang memprediksi iklim investasi selama enam bulan kedepan. Indeks ini hampir sama dengan ZEW. Indeks IFO berkisar antara -100 sampai dengan 100.
Jika nilai German Ifo Business Climate Index turun maka nilai mata uang Euro akan mengalami penurunan.

German Information and Forschung (Ifo) Business Expectations Index
adalah sebuah indikator yang mengukur nilai respon sejumlah perusahaan terhadap prospek perekonomian di masa mendatang.
Jika nilai German Ifo Business Expectations Index turun maka nilai mata uang Euro akan mengalami penurunan.

Gross Domestic Product (GDP)
Mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut. GDP terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor.
Dirilis per kuarter, angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya. Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis: 1) advanced — rilis pertama; 2) preliminary — revisi pertama; dan 3) final — revisi kedua dan terakhir. Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.

Gubernur Bank of Japan (BOJ) Toshihiko Fukui

Help-wanted Index.
Adalah indeks yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang diiklankan di 50 lebih surat kabar yang tersebar di seluruh Amerika Serikat. Gubernur Federal Reserve sebelumnya, Alan Greenspan, seringkali membicarakan dan mengamati indeks ini, sebab indeks ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.

H I C P
Kurang lebih sama dengan Consumer Prices Index (CPI). Merupakan indikator inflasi yang dipakai oleh European Central Bank (bank sentral Eropa).

Housing Starts & Building Permits
Housing starts adalah data bulanan yang menghitung jumlah pembangunan unit perumahan baru per bulannya. Sebagian besar data Housing Starts dikumpulkan dari jumlah aplikasi dan ijin (permits) untuk pembangunan rumah.
Data ini termasuk indikator utama. Pentingnya data ini terletak pada kemampuannya untuk memicu perubahan kondisi perekonomian, memprediksi perubahan tingkat pertumbuhan. Turunnya jumlah unit perumahan baru dapat memperlambat perekonomian dan mendorong ke arah resesi. Sebaliknya, peningkatan pada jumlah unit perumahan baru mengindikasikan tumbuhnya perekonomian.
Peningkatan bulanan yang melebihi perkiraan diartikan sebagai indikasi naiknya tekanan inflasi.

IFO Survey
Survey utama Jerman tentang kondisi usaha. Diterbitkan per bulan oleh Institute for Economic Research, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman, indeks IFO secara umum dinilai sebagai indicator penting tentang aktivitas perekonomian, dan terkenal kehandalannya dalam mengindikasikan perubahan tren pada tingkat pertumbuhan perekonomian Jerman. Responden survey ini meliputi lebih dari 7.000 perusahaan.

Index of Commodity Prices
adalah sebuah indikator yang menghitung nilai inflasi/kenaikan harga dari sejumlah komoditi seperti gandum, wol, beras, gula, alumunium, tembaga dan emas.

Industrial Production
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Industrial Production & Manufacturing Production
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain).
Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Industrial Production & Capacity Utilization
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain).
Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Sementara Capacity Utilization merupakan pelengkap dari data Industrial Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Data ini naik-turun sejalan dengan siklus bisnis. Naiknya tingkat produksi akan menyebabkan naiknya juga data ini. Namun, sangat tingginya tingkat kesulitan dalam menyusun data ini menyebabkan market kurang mempercayai tingkat akurasinya.
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Initial (Jobless) Claims
Definisi: Indeks pemerintah yang mencatat jumlah penduduk yang untuk pertama kalinya mengisi klaim tunjangan bagi pengangguran.
Guna: Para investor memanfaatkan rata-rata empat mingguan indikator ini untuk memprediksikan tren ketenagakerjaan. Perubahan sebesar 30.000 atau lebih menunjukkan perubahan yang substansial dalam pertumbuhan lapangan kerja. Semakin rendah angka indeks, semakin kuat kondisi ketenagakerjaan.

Institute for Supply Management (ISM) Manufacturing Index
Sebelumnya dikenal dengan NAPM, efektif berubah sejak Januari 2002.
Merupakan survei penting pada aktivitas manufaktur AS yang dilakukan oleh Institute for Supply Management (ISM). Laporan biasanya dikeluarkan pada hari pertama kerja pada tiap bulannya, menyediakan pandangan awal yang detail tentang sektor manufaktur sebelum dikeluarkannya laporan employment lain.
Survei ini dikenal dengan keakuratan jangka waktunya, luasnya informasi yang ada, dan angka yang tertera pada headline-nya merupakan fungsi dari enam komponen utama : pembayaran harga, order baru, supplier, pengantaran, produksi, inventaris, dan employment. Perlu dicatat, ketiga komponen terakhir merefleksikan kekuatan supply (penawaran), sementara tiga komponen sebelumnya merefleksikan kekuatan demand (permintaan).
Dapat dilihat bagaimana trend relatif antara dua kelompok tersebut (supply dan demand) menggambarkan balance antar dua kekuatan tersebut, dan hal ini memberikan pandangan bagi kebijakan-kebijakan Federal Reserve.
Komponen pembayaran harga (Price Paid) secara luas diperhatikan karena komponen ini melibatkan unsur tekanan harga dalam sektor tersebut, angka 50 atau lebih mengindikasikan bahwa sektor tersebut sedang berkembang, sementara angka di bawah 50 menunjukan adanya penyusutan.

Institute of Supply Management (ISM) Manufacturing Prices
adalah sebuah indikator yang menghitung inflasi bulanan dari barang dan jasa yang dibeli oleh seluruh perusahaan manufaktur.

Ivey Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah sebuah indikator yang mengukur level aktifitas dari para manager pembelian dalam mengelola semua sektor perekonomian yang tersedia.
Jika nilai Ivey PMI naik maka nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.

Jobless/Unemployment Rate
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).

Leading Indicators
Adalah gabungan dari beberapa indikator ekonomi lainnya. Indeks ini disusun untuk mendapatkan sinyal tentang tren perekonomian yang lebih up-to-date (terkini) dan konsisten.

Leading Index
adalah sebuah indikator ekonomi yang perhitungannya menggabungkan sepuluh indikator ekonomi penting yaitu rata-rata jam kerja mingguan, jumlah permintaan, ekspektasi konsumen, penjualan rumah, harga saham, dan tingkat suku bunga.
penurunan.

Manufacturing Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat aktivitas kerja dari manajer pembelian dari sejumlah perusahaan manufaktur.

Monetary Policy Committee (MPC) Meeting Minutes
adalah sebuah pertemuan para pejabat bank sentral yang membahas tingkat suku bunga negara itu selama beberapa waktu terakhir ini.

M4 – Money Supply
Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu perekonomian. Merupakan jumlah dari:
• Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas;
• Jumlah pinjaman dari bank, kepada perseorangan, perusahaan dan bank-bank lain;
• Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah.
Para pakar moneter meyakini bahwa Money Supply ini adalah indikator yang bagus untuk memprediksi tingkat inflasi. Namun, korelasinya menjadi tidak dapat diandalkan sejak liberalisasi finansial pada tahun 80‘an.

National Association of Home Builders (NAHB) Housing Market Index (HMI) adalah sebuah index yang menghitung permintaan rumah tinggal yang baru saja dibangun di suatu negara.
Contoh : Jika nilai NAHB Housing Market Index di AS lebih rendah dari prediksi pasar maka nilai nata uang USD akan mengalami penurunan

Nationwide House Prices
adalah sebuah indikator yang menghitung perubahan rata-rata harga rumah di Inggris. Indikator ini merupakan indikator utama dalam mengukur tingkat kenaikan harga (inflasi) di sektor perumahan.
Contoh : Jika nilai Nationwide House Prices Inggris turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami penurunan.

Net Capital Flows (TICS Data)
Adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.

Net Lending to Individuals
adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah hutang yang termasuk didalamnya adalah kredit perumahan, kartu kredit dan transfer elektronik.
Contoh : Jika nilai Net Lending to Individuals Inggris turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami penurunan.

New York Empire State Manufacturing Index
Survey bulanan terhadap para industriawan yang diadakan di area New York dan sekitarnya oleh Federal Reserve New York. Partisipan survey ini mewakili berbagai macam sektor industri.

New Home Sales
adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah rumah baru yang juga telah dijual pada bulan lalu.
Jika nilai New Home Sales AS turun maka mata uang USD akan mengalami penurunan.

Nonfarm Productivity
adalah sebuah indikator yang mengukur produksi nasional dari barang dan jasa diluar sektor pertanian.
Jika nilai Nonfarm Productivity AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

Non-farm Payrolls
Jumlah tenaga kerja baru dari sektor non pertanian yang bekerja baik full-time maupun part-time yang mendapat upah/gaji resmi dari lebih dari 500 perusahaan swasta maupun publik.

Personal Consumption Expenditures – PCE
Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya bagian dari laporan Personal Income) yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barang-barang dan jasa. Komponen data ini terdiri dari pengeluaran-pengeluaran rumahtangga kontan maupun kredit untuk semua jenis barang baik tahan lama, tidak tahan lama, maupun jasa.

Personal Consumption/Spending
Adalah indikasi dari jumlah yang dibelanjakan untuk barang dan jasa dalam suatu periode waktu (bulan) tertentu dan juga sebuah indikator yang mengukur jumlah konsumsi masyarakat untuk membeli barang dan jasa.

Personal Income
Adalah data yang dihitung dari komponen gaji dan upah dari data Non-Farm Payrolls.

Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey)
Adalah survey bulanan terhadap para industriawan di kawasan sekitar negara bagian Pennsylvania, New Jersey dan Delaware. Perusahaan yang disurvey mengindikasikan perubahan pada seluruh aktivitas bisnis dan berbagai macam aktivitas perindustrian mereka. Yang ditanyakan meliputi tenaga kerja, jam kerja, pesanan-pesanan, persediaan barang, pengiriman, pembayaran-pembayaran dan penerimaan-penerimaan. Angka indeks di atas nol berarti ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol.
Data ini dianggap sebagai indikator perubahan yang bagus dalam segala hal yang berhubungan dengan industri. Dinilai akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.

Presiden European Central Bank (ECB) adalah Jean-Claude Trichet

Producer Price Index (PPI)
suatu indikator ekonomi yang menghitung tingkat inflasi dari barang-barang yang dibeli oleh produsen atau perusahaan manufaktur(pengolah barang). Jika tingkat inflasi barang dan jasa yang dibeli oleh produsen naik, maka nantinya produsen juga akan menaikan harga barang dan jasa untuk menutup kenaikan harga bahan baku yang telah dibeli. Jika harga barang dan jasa naik maka itulah sebagai awal mula pemicu inflasi dan pemerintah bersama bank sentral akan mencoba menaikan tingkat suku bunga. Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tekanan inflasi. Tetapi karena memasukkan komponen barang-barang yang sedang dalam proses produksi, PPI seringkali dapat sekaligus memperkirakan CPI.

Productivity
Mengukur perubahan dalam jumlah barang dan jasa yang diproduksi per unit. Menggabungkan input buruh dan modal. Harga unit dari komponen buruh adalah indikator yang berguna untuk mengukur tekanan terhadap upah. Produktivitas menjadi semakin penting artinya dalam beberapa tahun terakhir sejak Federal Reserve mulai memberi perhatian pada perkembangan trend dan tingkat inflasi.

PSNCR – Public Sector Net Cash Requirement
Adalah jumlah uang yang harus dipinjam pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. Pemerintah seringkali mengeluarkan lebih dari yang mereka terima dari penerimaan pajak, dan satu-satunya cara untuk menambah kekurangan tersebut adalah dengan meminjam.

Purchasing Managers’ Index (PMI)
PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi.
Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.

Real GDP
Para pakar makroekonomi cenderung lebih memperhatikan Real GDP sebab data ini juga memperhitungkan tingkat inflasi, tidak sebagaimana halnya (Nominal) GDP yang hanya merefleksikan tingkat perubahan harga-harga.

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ)
Adalah Bank Sentral New Zealand

Retail Sales
Data ini menghitung total penerimaan toko-toko ritel, tanpa memasukkan komponen pengeluaran untuk sektor jasa di dalamnya. Data bulanan ini menunjukkan persentase perubahan dari data bulan sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun dari penjualan bulan sebelumnya.

RICS Housing Market Survey
Adalah laporan bulanan tentang bursa perumahan di Inggris dan Wales. Datanya didapat dari kontribusi para surveyor 10 kawasan seluruh negeri, dan meliputi analisa aktivitas, perubahan harga dan tingkat transaksi.
RICS sendiri adalah kependekan dari The Royal Institution of Chartered Surveyors. Merupakan suatu lembaga riset independen terbesar di bidang properti dan konstruksi di Inggris.

Sekretaris Bendahara Negara AS, Henry Paulson

Schweizerischer Verband für Materialwirtschaft und Einkauf (SVME) Purchasing Manager’s Index (PMI)
adalah indikator PMI yang biasa digunakan oleh negara Swiss. PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.

TD Securities Melbourne Institute (TDMI) Inflation Gauge
adalah sebuah indikator yang menghitung nilai inflasi dari harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen. Institut Melbourne bekerjasama dengan TD Securities merelease indikator ini setiap bulannya.

Treasury International Capital (TIC) Net Long-Term Transactions
adalah sebuah indikator yang mengukur selisih investasi dari investor asing dan lokal disuatu negara.
Jika nilai TIC Net Long-Term Transactions AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

Tertiary Industry Activity Index
adalah sebuah indikator yang menghitung total pengeluaran/konsumsi di sektor jasa.
Contoh : Jika nilai Tertiary Industry Activity Index Jepang lebih tinggi dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang Yen akan mengalami kenaikan.

Trade Balance
Trade balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara dalam suatu periode tertentu. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor).

Trade Balance & Current Account
Trade Balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor).
Sedangkan Current Account adalah jumlah dari Trade Balance ditambah dengan pendapatan bersih dari luar negeri.
Trade Balance atau Current Account dapat dipandang dari dua sisi: sebagai selisih ekspor dan impor, maupun sebagai kurang lebih selisih dari tingkat tabungan nasional dan tingkat investasi nasional. Jeleknya data ini secara umum diartikan sebagai berkurangnya tingkat persaingan negara tersebut. Namun, jeleknya data ini juga dapat diartikan sebagai kuatnya perekonomian, jika jeleknya data tersebut dikarenakan tingkat investasi nasional tumbuh lebih pesat daripada tingkat tabungannya.

Trimmed Mean CPI
adalah sebuah indikator yang merupakan turunan dari CPI. Nilainya didapat dari nilai CPI nominal dikurangi diskon(potongan harga).
Contoh : Jika nilai Trimmed CPI Ausi lebih tinggi dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang AUD akan mengalami kenaikan.

Unit Labor Costs
adalah sebuah indikator yang mengukur level korelasi antara upah per jam dengan produktivitas, atau juga output per jam dikurangi inflasi.
Jika nilai Unit Labor Costs AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Unemployment Claims
adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah orang yang gagal mendapatkan asuransi pengangguran untuk pertama kali hingga minggu lalu.
Jika nilai Unemployment Claims AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Unemployment/Jobless Rate
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).

University of Michigan Consumer Sentiment Index
Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan oleh University of Michigan. Merupakan indikator kepercayaan konsumen Amerika yang paling banyak diperhatikan.
Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.
Data survey diambil dengan cara mengirimkan kuesioner ke sekitar 5.000 rumah tangga di seluruh negeri sebagai sampel yang mewakili, di mana kurang lebih 3.500 diantaranya merespon. Kuesioner tersebut berisi 5 pertanyaan yaitu (1) rating kondisi usaha di lingkungan rumah tangga tersebut, (2) rating kondisi usaha dalam enam bulan, (3) ketersediaan lapangan kerja di lingkungan rumah tangga tersebut, (4) ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan, dan (5) penghasilan keluarga dalam enam bulan.
Consumer Confidence ini berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen akan tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi.

Pasar-pasar finansial menerjemahkan naiknya angka indeks ini sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat konsumsi pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.

Wakil FED dari Chicago, Charles Evans

Wholesale Inventories
Laporan Wholesale Inventories ini mencakup statistik persediaan dan penjualan dari tahapan kedua proses manufaktur. Meski demikian, data penjualan dalam laporan ini tidak menggambarkan secara jelas mengenai belanja per kapita sehingga karenanya tidak berpengaruh signifikan bagi market.
Wholesale Inventories kadang menunjukkan perubahan yang cukup tajam pada angka persediaan agregat (persediaan agregat adalah jumlah keseluruhan dari persediaan pada level manufaktur, grosir, dan ritel), yang mungkin berdampak pada proyeksi GDP. Jika demikian, Wholesale Inventories mungkin memicu reaksi kecil dari market. Namun, data ini lebih sering lewat begitu saja tanpa diperhatikan kecuali oleh para pakar ekonomi.

Wholesale Sales
adalah sebuah indikator yang mengukur nilai pertumbuhan penjualan dalam skala besar.
Contoh : Jika nilai Wholesale Sales Kanada turun maka nilai mata uang CAD akan mengalami penurunan.

ZEW Current Situation dan Economic Sentiment
Adalah hasil survey dari lembaga riset ZEW Jerman yang memberikan gambaran dan penilaian mengenai kondisi perekonomian Jerman saat ini.

Beberapa Data Ekonomi dan Pengaruhnya terhadap mata uang USD:

  • Avarage Earning Naik, USD, USD Menguat
  • Balance of Payment Naik, USD Menguat
  • Budget Deficit Turun, USD Menguat
  • Business Inventories Turun, USD Menguat
  • Capacity Utilization Naik, USD Menguat
  • Car Sales Naik, USD Menguat
  • Chicago PMI (Purchasing Management Index) Naik, USD Menguat
  • Construction Spending Naik, USD Menguat
  • Consumer Confidence Index (CCI) Naik, USD Menguat
  • Consumer Credit (CI) Naik, USD Menguat
  • Consumer Price Index (CPI) Turun, USD Menguat
  • Consumer Spending (Expenditure) Turun, USD Menguat
  • Cost of Living Naik, USD Menguat
  • Current Account Turun, USD Menguat
  • Corporate Profit Naik, USD Menguat
  • Deflation Naik, USD Menguat
  • Discount Rate Naik, USD Menguat
  • Durabel Goods Orders Naik, USD Menguat
  • Economic Monetary System (EMS) Naik, USD Menguat
  • Factory Orders Naik, USD Menguat
  • Federal Budget Naik, USD Menguat
  • Federal Reserve Fund Naik, USD Menguat
  • Gross Domestic Product (GDP) Naik, USD Menguat
  • Gross national Product (GNP) Naik, USD Menguat
  • Housing Start Naik, USD Menguat
  • Industrial Productions Naik, USD Menguat
  • Invisible Trade Turun, USD Menguat
  • Jobless Claims Naik, USD Menguat
  • Leading Indicators Naik, USD Menguat
  • Money Supply (M,M,M,M) Naik, USD Menguat
  • National Association Purchasing Managers (NAPM) Naik, USD Menguat
  • Non Farm Payrolls Naik, USD Menguat
  • Personal Expenditure Naik, USD Menguat
  • Personal Income Turun, USD Menguat
  • Prime Rate Naik, USD Menguat
  • Product Price Index (PPI) Naik, USD Menguat
  • Public Sector Debt Repayment Naik, USD Menguat
  • Retail Sales Turun, USD Menguat
  • Trade Balance Naik, USD Menguat
  • Trade Devicit Turun, USD Menguat
  • Trade Weighted Index Turun, USD Menguat
  • Unemployment rate Turun, USD Menguat
  • Unit Labour Cost Naik, USD Menguat
  • Value Added Tax Naik, USD Menguat
  • Visible Trade Naik, USD Menguat
  • Whole Sale Price Index Naik, USD Menguat
  • Whole Sale Order Naik, USD Menguat

Semoga bermanfaat